Skip to main content

Pengertian perdagangan internasional, faktor pendorong, manfaat dan jenisnya

Bagi sebagian orang yang mempelajari ilmu ekonomi tentu sudah tidak asing lagi dengan topik yang akan kita bahas saat ini yaitu perdagangan internasional. Akan tetapi sebagian juga belum mengetahui bahkan baru mendengar kata tersebut. oleh karena itu untuk memahami apa itu perdagangan Internasional mari kita simak pembahasan di bawah ini.

Pengertian perdagangan internasional

Kata perdagangan internasional sendiri terdiri dari dua kata yaitu "perdagangan" yang berarti suatu kegiatan tukar menukar barang atau jasa dimana adanya kesepakatan antara kedua belah pihak tanpa adanya paksaan, Dan kata "Internasional" artinya menyangkut bangsa atau negeri seluruh dunia atau segala sesuatu yang menyangkut lebih dari satu negara.

Perdagangan internasional adalah perdagangan yang di lakukan antar negara atau pemerintah negara dengan negara lain yang menjalani suatu hubungan perdagangan yang sesuai kesepakatan antar kedua belah pihak yang melakukan perdagangan internasional tersebut.

Ada pun pendapat lain mendefinisikan perdagangan internasional sebagai suatu Kegiatan perdagangan (jual beli) yang dilakukan oleh penduduk suatu negara dengan penduduk negara lain atas dasar kesepakatan bersama tanpa adanya paksaan. Dalam hal ini Penduduk yang dimaksud adalah dapat berupa antar perseorangan (antar Individu), antara individu dengan pemerintah suatu negara dan pemerintah suatu negara dengan pemerintah negara lainnya.

Pengetian perdagangan internasional
Perdagangan Internasional

Pada dasarnya yang melatar belakangi terjadinya perdangan internasional adalah ketidak mampuan negara-negara untuk memproduksi semua barang dan kebutuhannya sendiri. oleh sebab itu perlu intervensi (campur tangan) negara lain.

Proses ini kemudian menjadi kegiatan perdagangan antar negara, atau kegiatan ekspor-impor. Perdagangan antar negara tersebut disebut dengan perdagangan internasional.

Dari pengertian perdagangan internasional (international trade) di atas dapat di simpulkan bahwa perdagangan internasional adalah suatu kegiatan jual beli antar suatu negara dengan negara lain berdasarkan kesepakatan antar ke dua belah pihak di karenakan belum mampunya dari masing-masing negara memproduksi kebutuhannya sendiri.

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

kegiatan perdagangan internasional tidak bisa terjadi dengan sendirinya melainkan ada faktor-faktor tertentu yang mendorong kegiatan tersebut. seperti sudah di jelaskan sebelumnya bahwa suatu negara tidak sepenuhnya bisa memenuhi semua kebutuhannya sendiri tanpa adanya suplai dari negara lain, baik itu sumber daya alam (SDA), Teknologi, modal, dan juga sumber daya Manusia.

Adapun faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional adalah:

Baca juga : Pengertian kewirausahaan,ciri dan karakteristiknya

1. Perbedaan Sumber Daya Alam

Faktor yang mendorong perdagangan internasional

Setiap negara tentu memiliki sumber daya alam (SDA) yang berbeda-beda di karenakan kondisi geografis yang berbeda pula. contoh negara indonesia memiliki iklim tropis yang cocok untuk menghasilkan rempah-rempah yang berkualitas. sedangkan negara di bagian barat yang belum mampu menghasilkan perlu pasokan rempah-rempah tersebut dari negara indonesia.

2. Perbedaan Teknologi

Tidak hanya perbedaan sumber daya alamnya saja, namun perbedaan sumber daya manusia nya juga dapat menyebabkan perbedaan kemampuan teknologi suatu negara. dengan adanya Perbedaan teknologi tersebut menyebabkan suatu negara yang tidak mampu mengolah barang mentah yang di hasilkan menjadi barang jadi dengan nilai jual yang tinggi,harus mengekspor ke negara lain untuk diolah dan diimpor kembali ke negaranya dengan nilai jual yang tinggi.

Begitu juga sebaliknya, jika suatu negara hanya maju dalam hal teknologinya saja dan tidak mampu menghasilkan sumber daya atau bahannya, maka negara tersebut membutuhkan pasokan sumber daya alam dari negara lain.

3. Perbedaan Kapasitas Produksi

4. Efisiensi Biaya

Perdagangan internasional dinilai dapat menghasilkan pasar yang lebih luas dan pendapatan lebih banyak daripada jika hanya diproduksi dalam negeri saja. Sehingga produksi dalam skala besar tentunya dapat menghemat biaya yang harus dikeluarkan untuk produksi (fixed cost).

5. Perbedaan Selera.

Faktor pendorong terjadinya perdagangan internasional yang terakhir adalah perbedaan selera antar negara.misalkan di negara A penghasil daging sapi sedangkan negara B penghasil Ikan, akan tetapi penduduk negara A lebih suka mengkonsumsi ikan dan negara B lebih menyukai daging sapi.Kondisi inilah yang akan menjadi pendorong terjadinya perdagangan internasional untuk memenuhi kebutuhan yang di inginkan oleh penduduknya.

Baca Juga: Pengertian produksi,jenis dan tujuannya

Sedangkan menurut Sukirno menjelaskan ada delapan faktor yang mendorong terjadinya perdagangan internasional, antara lain sebagai berikut:

  1. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri
  2. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara
  3. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengelola sumber daya ekonomi
  4. Adanya kelebihan produk dalam negeri shingga perlu pasar baru
  5. Adanya perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan adanya keterbatasan produksi.
  6. Adanya kesamaan selera terhadap suatu barang
  7. Keinginan membuka kerja sama, hubungan politik dan dukungan dari negara lain
  8. Terjadinya era globalisasi sehingga tidak satu negara pun di dunia dapat hidup sendiri.

Manfaat Perdagangan Internasional

Setiap negara yang melakukan perdagangan dengan negara lain tentu akan memperoleh manfaat bagi negara tersebut antara lain:

1. Meningkatkan hubungan persahabatan antar negara

Perdagangan antar negara dapat mewujudkan hubungan persahabatan. Jika hubungan ini terjalin dengan baik, ia dapat meningkatkan hubungan persahabatan antar negara-negara tersebut. Mereka dapat semakin akrab dan saling membantu bilamana mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan.

2. Kebutuhan setiap negara dapat terpenuhi

Dengan ada nya perdagangan internasional, suatu negara yang kekurangan dalam memproduksi suatu barang untuk kebutuhannya bisa dipenuhi dengan mengimpor barang yang di butuhkan dari negara yang mempunyai kelebihan hasil produksi. Begitu juga Sebaliknya negara yang mempunyai kelebihan hasil produksi barang dapat mengekspor barang tersebut ke negara lain yang membutuhkan (kekurangan). Dengan demikian kebutuhan setiap negara dapat tercukupi.

3. Mendorong kegiatan produksi barang secara maksimal

Salah satu tujuan suatu negara perdagangan internasional adalah memperluas pasar di luar negeri. Jika pasar luar negeri semakin luas, maka produksi dalam negara terdorong semakin meningkat juga. Dengan demikian, para pengusaha terdorong untuk menghasilkan barang produksi secara besar-besaran.

4. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi

Dengan adanya Perdagangan internasional memungkinkan suatu negara untuk mempelajari dan melaksanakan teknik produksi dan juga mengimpor mesin atau alat-alat yang lebih modern untuk melaksanakan teknik produksi dan cara produksi yang lebih baik. Dengan demikian, teknologi yang lebih modern dapat meningkatkan produktivitas dan dapat mengadakan spesialisasi produksi.

5. Setiap negara dapat mengadakan spesialisasi produksi

Perdagangan internasional dapat mendorong setiap negara sumber daya alam, tenaga kerja modal dan keahlian secara maksimal. Suatu negara yang memiliki produk unggulan, dapat bersaing dengan produk dari luar negeri.

6. Memperluas lapangan kerja

Jika pasar luar negeri semakin meluas, maka barang atau jasa yang dihasilkan juga semakin bertambah. Perningkatan hasil produksi meningkatkan kebutuhan tenaga kerja bagi perusahaan sehingga membuka kan kesempatan kerja baru dan mengurangi pengangguran.

Jenis-jenis perdagangan internasional

Dalam perdagangan internasional yang di lakukan oleh antar negara memiliki beberapa jenis. Jika di lihat dari pengertian perdagangan internasional di atas jenis perdagangan internasional dapat di bedakan menjadi:

1. Ekspor dan Impor

Dalam perdagangan internasional Jenis yang sering dilakukan antar negara adalah ekspor dan dan impor, dimana ekspor merupakan suatu kegiatan ekonomi yang di lakukan dengan cara penjualan produk dalam negeri ke luar negeri dan sebaliknya Impor adalah kegiatan pembelian produk dari luar negeri ke dalam negeri.

2.Barter

Barter yaitu kegiatan tukar menukar barang tanpa adanya perantaraan mata uang. barter dalam perdagangan internasional masih sering di lakukan adapun jenisnya adalah Jenisnya meliputi bay back barter, direct barter, counter purchase dan switch barter.

3. Panckage deal

pankage deal merupakan salah satu kegiatan perdagangan internasional yang bermanfaat untuk memperluas pasar suatu produk berdasarkan perjanjian dagang (trade agreement) dengan negara lain.

4.konsinyasi

konsinyasi merupakan bentuk kerja sama dalam penjualan sebuah produk yang dilakukan oleh pemilik produk dengan pihak penyalur. dimana pemilik produk tersebut akan menitipkan barangnya kepada pihak penyalur untuk di jual dan pembagian keuntungan berdasarkan kesepakatan antar kedua belah pihak.

5. Border crossing

Border Crossing yaitu perdagangan yang dilakukan antar negara yang saling berbatasan atas perjanjian tertentu. Tujuan border crossing sendiri yaitu untuk memudahkan penduduk yang berada di perbatasan agar lebih mudah dalam penjualan atau pembelian produk.

Baca Juga: Pengertian hukum bisnis, tujuan dan ruang lingkupnya.

Kesimpulan:

Dari pembahasan tentang pengertian Perdagangan internasional, faktor pendorong, manfaat serta jenis-jenisnya dapat di ambil kesimpulan bahwa:Perdagangan internasional adalah:

  1. pengertian perdagangan internasional adalah Perdagangan yang di lakukan antar negara atau pemerintah negara dengan negara lain yang menjalani suatu hubungan perdagangan yang sesuai kesepakatan antar kedua belah pihak yang melakukan perdagangan internasional tersebut.

  2. Faktor pendorong perdagangan internasional adalah; Perbedaan sumber daya alam, perbedaan teknologi, perbedaan kapasitas produksi, efesiensi biaya dan perbedaan selera.
  3. Manfaat dari perdagangan internasional yaitu: Meningkatkan hubungan persahabatan antar negara, terpenuhinya kebutuhan negara, mendorong kegiatan produksi secara maksimal,mendorong kemajuan teknologi, dapat mengadakan spesialisasi produksi, dan tercipnya lapangan pekerjaan.
  4. Jenis perdagangan internasional yaitu impor, ekspor, barter, panckage deal, konsinyasi, dan border crossing.

Demikian penjelasan tentang pengertian perdagangan internasional, faktor, manfaat dan jenis-jenisnya. semoga bermanfaat.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar